Harlah Pagar Nusa ke-40: Meneguhkan Khidmah, Melompat Lebih Jauh

51c67c20 A7ae 4715 A032 683489623cec 819x1024

Empat puluh tahun adalah perjalanan panjang yang ditempa oleh kesabaran, disiplin, dan kesetiaan. Pada peringatan Hari Lahir Pagar Nusa ke-40, keluarga besar Pencak Silat Nahdlatul Ulama menengok kembali jejak langkah yang telah dilalui—dari pesantren ke gelanggang, dari latihan sunyi hingga pengabdian nyata di tengah masyarakat.

Sejak kelahirannya, Pagar Nusa tidak pernah dimaknai sekadar sebagai organisasi bela diri. Ia tumbuh sebagai ruang pembentukan karakter, penjaga tradisi, dan wadah khidmah. Setiap jurus mengandung adab, setiap langkah mengajarkan tanggung jawab, dan setiap kader ditempa untuk setia kepada ulama serta bangsa. Di tengah perubahan zaman, Pagar Nusa tetap berdiri dengan nilai yang sama: Ahlussunnah wal Jamaah, persaudaraan, dan cinta tanah air.

Memasuki usia ke-40, Pagar Nusa menjadikan harlah ini sebagai momentum refleksi sekaligus peneguhan arah perjuangan. Bukan berhenti pada pencapaian, melainkan bersiap melangkah lebih jauh. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Umum PP Pagar Nusa, Gus Nabil Haroen, dalam pesannya pada peringatan Harlah ke-40:

“Empat puluh tahun bukanlah garis akhir, melainkan garis tegak untuk melompat lebih jauh.

Dari pesantren, dari gelanggang, dan dari jalan khidmah yang panjang, Pagar Nusa meneguhkan sumpahnya: setia kepada ulama, tegak menjaga negeri, dan hadir di setiap denyut kemanusiaan. Dengan disiplin, keberanian, dan akhlak sebagai panglima, kami melangkah maju—tanpa ragu, tanpa pamrih—siap menjaga, siap menolong, dan siap mengabdi.”

Pesan tersebut menjadi penanda bahwa usia ke-40 bukanlah titik nyaman, melainkan titik loncat. Pagar Nusa dipanggil untuk terus relevan, adaptif, dan hadir menjawab kebutuhan umat serta bangsa. Baik dalam pembinaan kader, pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya, maupun pengabdian sosial kemanusiaan, Pagar Nusa menegaskan komitmennya untuk selalu berada di garis khidmah.

5B775E95 1ECD 4A33 AC79 5C5E20DDFF2E 683x1024

Harlah ke-40 ini adalah perayaan kebersamaan, sekaligus pengingat akan tanggung jawab besar yang terus dipikul. Dengan semangat persaudaraan dan keteguhan nilai, Pagar Nusa melangkah ke masa depan dengan keyakinan: menjaga tradisi tanpa kehilangan arah zaman, menguatkan barisan tanpa meninggalkan akhlak, dan berkhidmah tanpa pamrih.

Selamat Harlah Pagar Nusa ke-40.

Tegak dalam tradisi, kuat dalam persaudaraan, dan istiqamah dalam pengabdian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0

Subtotal