Waketum PP Pagar Nusa Lanjutkan Agenda Di Taichung, Teguhkan Khidmah Dan Konsolidasi organisasi

Taichung , 17Januari 2026— Rangkaian kunjungan Wakil Ketua Umum PP Pagar Nusa, Bpk. H. Edy Junaedi, di Taiwan berlanjut di Kota Taichung. Setibanya di Taichung, rombongan melakukan peninjauan ringan di sekitar kota sebagai bagian dari silaturahmi dan penguatan kebersamaan sebelum mengikuti agenda utama pada malam hari.Malam harinya, Bpk. Edy Junaedi menghadiri sarasehan yang diselenggarakan PCINU Ranting Taichung, dihadiri oleh berbagai Banom NU, di antaranya Ansor dan Banser, serta diiringi lantunan hadrah. Turut hadir Ketua Tanfidziyah PCINU Taiwan, Bpk. Muhammad Ghofur, bersama jajaran pengurus dan warga Nahdliyin.

Dalam forum tersebut, PCINU Taiwan menegaskan kembali posisi Pagar Nusa sebagai ruang pembinaan karakter dan spiritualitas warga Nahdliyin di luar negeri, khususnya dalam menjaga kesinambungan tradisi keilmuan, akhlak, dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah. Keberadaan Pagar Nusa di Taiwan dinilai memiliki kontribusi penting dalam memperkuat ketahanan mental, identitas kebudayaan, serta solidaritas sosial warga NU dan pekerja migran Indonesia.Sementara itu, Bpk. H. Edy Junaedi menekankan bahwa keberlangsungan Pagar Nusa di luar negeri menuntut komitmen, kedewasaan berorganisasi, dan keteladanan sikap. Ia mengingatkan bahwa penguatan organisasi tidak hanya diukur dari aktivitas fisik dan struktural, tetapi juga dari kemampuan menjaga etika, disiplin, serta loyalitas terhadap nilai-nilai dasar Pagar Nusa dan NU.Lebih lanjut, ia mendorong agar Pagar Nusa Taiwan terus menumbuhkan budaya organisasi yang solid, responsif terhadap kebutuhan NU, serta terbuka dalam membangun kerja sama lintas Banom dan komunitas sosial. Menurutnya, pendekar Pagar Nusa di luar negeri harus tampil sebagai pribadi yang tangguh, mandiri, berakhlak, dan mampu menempatkan pengabdian organisasi sejalan dengan tanggung jawab profesional.Sarasehan ini menjadi ruang refleksi dan penguatan arah gerak organisasi, sekaligus peneguhan peran Pagar Nusa Taiwan sebagai bagian dari ikhtiar menjaga tradisi, persatuan, dan khidmah Nahdlatul Ulama di mancanegara.
