DIKTAMA Pagar Nusa Taiwan Ukir Sejarah Baru, Gus Nabil Buka Pelaksanaan Perdana di Luar Indonesia

ee7a5fb0 0200 41eb 8a7a fdf52076c904

TAIWAN, 27 September 2026 —Pagar Nusa mencatat perjalanan penting dalam proses kaderisasinya.
Untuk pertama kalinya, Pendidikan dan Pelatihan Utama (DIKTAMA) Pagar Nusa dilaksanakan di luar Indonesia, dan Taiwan menjadi tempat terselenggaranya kegiatan tersebut.

DIKTAMA 2026 Pagar Nusa Taiwan dilaksanakan pada 26–27 September 2026 di PCINU Taichung dan Asean Square Lt. Kegiatan ini diikuti oleh peserta Pagar Nusa Taiwan sebagai bagian dari proses kaderisasi dan pembinaan anggota.

Pelaksanaan DIKTAMA kali ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa, Gus Nabil, bersama Ndan Malik selaku Komandan Pasukan Inti Nasional (Kopasnas) Pagar Nusa.

583ca1d2 195c 4fc9 9c57 b5b488c7cd5e

Ada yang berbeda dalam pelaksanaan DIKTAMA kali ini. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Pagar Nusa, pembukaan DIKTAMA dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat. Gus Nabil juga turut memberikan materi kepada para peserta bersama Ndan Malik.

Kehadiran keduanya menjadi bagian penting dalam pelaksanaan DIKTAMA di Taiwan. Selain memberikan pembekalan, keduanya juga turut memberikan arahan kepada para peserta sebagai bagian dari proses kaderisasi Pagar Nusa.

Dihadiri Jajaran Nahdlatul Ulama di Taiwan

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran dan perwakilan PCINU Taiwan, PCINU Taichung beserta jajarannya, serta jajaran pengurus Pagar Nusa Taiwan dan panitia pelaksana.

Kehadiran jajaran Nahdlatul Ulama di Taiwan menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kaderisasi Pagar Nusa. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi dan komunikasi antarpengurus serta warga Indonesia di Taiwan.

c3df4f42 b721 4b64 ad8d 94db56e90937

Pesan Gus Nabil kepada Peserta

Dalam sambutannya, Gus Nabil berpesan agar ilmu yang telah didapatkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diamalkan dan memberikan manfaat bagi sesama, Nahdlatul Ulama, Pagar Nusa, dan Indonesia.

Pesan tersebut menjadi salah satu hal yang ditekankan kepada para peserta setelah menjalani seluruh rangkaian DIKTAMA. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal dalam menjalankan amanah sebagai kader.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Nabil menyampaikan bahwa pelaksanaan DIKTAMA di Taiwan memiliki catatan tersendiri dengan tingkat kelulusan peserta mencapai 89 persen.

PCINU Taiwan Sambut Baik DIKTAMA Perdana

Perwakilan PCINU Taiwan dalam sambutannya menyampaikan rasa senang dan bangga atas terselenggaranya DIKTAMA Pagar Nusa untuk pertama kalinya di Taiwan.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan muharrik Pagar Nusa yang mampu menggerakkan organisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Para kader juga diharapkan dapat ikut menjaga marwah Nahdlatul Ulama di bumi Formosa.

Sementara itu, Ketua PCI Pagar Nusa Taiwan menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian DIKTAMA hingga selesai. Ia juga menyampaikan rasa bangga atas semangat dan kesungguhan peserta selama mengikuti proses pendidikan dan pelatihan.

0b3f14f8 5b40 4ec1 934d 06a18b1ed298

25 Kader Pasukan Inti Dikukuhkan

Rangkaian DIKTAMA 2026 kemudian ditutup dengan pengukuhan 25 kader Pasukan Inti Pagar Nusa.

Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari proses kaderisasi yang diharapkan dapat memperkuat keberadaan Pagar Nusa di Taiwan. Para kader yang telah dikukuhkan diharapkan dapat terus mengembangkan diri, menjaga nama baik organisasi, serta mengambil peran dalam kegiatan Pagar Nusa dan masyarakat Indonesia di Taiwan.

Pelaksanaan DIKTAMA 2026 di Taiwan menjadi catatan baru bagi Pagar Nusa. Selain menjadi DIKTAMA pertama yang dilaksanakan di luar Indonesia, kegiatan ini juga menjadi yang pertama dibuka langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa, dengan materi yang diberikan oleh Ketua Umum bersama Komandan Pasukan Inti Nasional.

Dari Taiwan, proses kaderisasi Pagar Nusa terus berjalan. Ilmu yang diperoleh diharapkan tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat diteruskan melalui pengabdian dan manfaat bagi organisasi, Nahdlatul Ulama, masyarakat, dan Indonesia.

f7463f35 b32f 4df9 b686 caf102933701

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *